![]() |
| Sunset On |
Mungkinkah ini getaran mata yang kamu kirimkan ke wajahku dari kerumunan tempatmu berdiri, yang tak kusadari pada suatu masa dulu? Adakah takdir telah membelokkan getaranmu? Membuatnya tersesat di belantara pohon, ke rahim gunung-gunung, tenggelam di dasar samudera, dimakan ikan -ikan tertangkap kuku-kuku elang penghuni karang- dimuntahkan ikan dan melayang menembus atmosfer sampai ke matahari. Entah terbuat dari apa getaran matamu sehingga kayu, tanah, air, udara, dan api tak sanggup menghacurkannya.
Kini, setelah entah berapa lama sejak pertamakali getaran matamu kamu kirim ke wajahku, dalam katup mataku diawal senja bulan perawan, kurasakan getaran matamu di wajahku dari entah jarak kita.
Mungkinkah hatimu sedang mengirim getaran ke hatiku?

No comments:
Post a Comment