Saturday, 20 July 2013

Diam Di Bawah Guguran Bintang

sedanau labu
tanpa kupasan sebisik
bila gundah tak luruh
hentikan dulu kayuh
rasai lembut gelombang surut
kilaukilau berlompatan
di wajahmu perahu kita sandarkan
badan mengarah langit mencari batas

[sejauh genggaman kita tutup
 waktu lalu serupa menghapus
 apa yang tak dituliskan senyap]

kambang matamu
dirintik yang mula
jatuh tanya sedanau
labu
tanpa kupasan
sebisik sore hentikan
kayuh diam di bawah guguran bintang
sangsai angin pun  deru pasrah
kepastian antar kita ke bandar



9 Agustus 2011

No comments: