Sekali waktu singgahi mataku
Tak perlu duduk bila ragu
Cukup pintu kan membuka
Apa yang ada di dalam
Kau tahu kering remuk tulang
Sudah silam tinggalkan
Matamu yang padaku
Minus usah dilipat tegas
Tirus udara jerat paru-paru
Maut cantikku
Sebelum pancaran redup
Bayang-bayang renggut
Kau cincin hatiku
No comments:
Post a Comment