Bintang-bintang bermunculan
Di langit gelapku
Awanawan menaung tanganya
Tuhankah yg sedang mendekapku
Aku hidup tanpa hati
Tapi kain penutup diri
Ini bukan mati.
Bacalah lamentku
--diriku yang kau dustai.
Diriku yang kau hampiri,
Dengan segala hunusan lidahlidahmu
Yang lupa alphabet bermula dari A
Kita semua akan selesai,
Dalam satu kedipan. Rindu bisa mati
Bila cinta berubah benci yg tak tau diri
Tancapkanlah lidahmu dalam jantungku
Aku siap menerima;
Luka ini mungkin yg kunanti dalam lingkaran kekosongan
hidup.
Tuhan ada di sisi, jika kau mau mengerti, aku
Akulah dia yg terhianati.
Yesus, Budha, Muhammad, dan Kidir menatapku dari jauh,
Membiarkan kalian melihat yg paling berdosa di mata dan
telinga,
Moksa dalam dirinya, manunggal dengan Tuhannya. Aku adalah
Aku.
No comments:
Post a Comment