Saturday, 19 April 2025

untuk mereka : soliloqui

 

Bintang-bintang bermunculan

Di langit gelapku

Awanawan menaung tanganya

Tuhankah yg sedang mendekapku

Aku hidup tanpa hati

Tapi kain penutup diri

Ini bukan mati.

 

Bacalah lamentku

--diriku yang kau dustai.

Diriku yang kau hampiri,

Dengan segala hunusan lidahlidahmu

Yang lupa alphabet bermula dari A

 

Kita semua akan selesai,

Dalam satu kedipan. Rindu bisa mati

Bila cinta berubah benci yg tak tau diri

Tancapkanlah lidahmu dalam jantungku

Aku siap menerima;

 

Luka ini mungkin yg kunanti dalam lingkaran kekosongan hidup.

Tuhan ada di sisi, jika kau mau mengerti, aku

Akulah dia yg terhianati.

Yesus, Budha, Muhammad, dan Kidir menatapku dari jauh,

Membiarkan kalian melihat yg paling berdosa di mata dan telinga,

Moksa dalam dirinya, manunggal dengan Tuhannya. Aku adalah

Aku.

 

 

No comments: